It's ALL about EPPHY
Go!
"I have lived through much and I now I think I have found what is needed for happiness. A quiet, secluded life in the country with possibility of being useful to people" -Tolstoy
Tuesday, June 7, 2016
Tragedi HP Rusak Hingga Perjalanan ke WTC Surabaya
Wednesday, June 1, 2016
Penantianku Usai Sudah
Friday, May 27, 2016
Di Masa Sulit
Bersyukurlah untuk masa-masa seperti ini, karena di masa seperti inilah kamu di tempa agar kuat dan bertumbuh. jangan mengeluh, tapi carilah solusi. Belajar dewasa, belajar menerima, belajar mandiri.
Solusi, itu intinya.
Mase, ah nyante aja, kalo jodoh gak akan kemana kok. terus berbuat baik padanya, jangan tambah2 masalahnya, tunggu dia pulang. kalo ngambek ya biarin aja, ntar jg pasti nelpon sendiri kalo kangen, aku udah sedemikian mengenalnya. kalo jodoh insyaallah pasti nikah kok.
(Alhamdulillah, akhirnya nikah juga)
Hp, besok kamis ke sby ke WTC, trus mampir ke TP nonton my stupid boss hahahaha bawa uang 300.000, trus nyari buku tidak ada new york hari ini, beli jilbab pink dan putih, beli titipane Lina.
(Alhamdulillah, HP beres, Xiaomi udah sembuh, Samsung masuk museum)
LA-Rise dan Heppy cookies dik hold dulu, ntar nunggu timing yg tepat baru launching
(Belum dapat izin mase, yaudah pending dulu)
Laporan praktikum bentar lg beres. mumpung gak ada hp harus sebisanya garap.
(Alhamdulillah, tinggal dikit lagi, yang penting bisa kelar)
It's only matter of time
Sunday, May 22, 2016
Sedang Di Uji
Tapi kenyatannya, bedaaaa banget. Keasyikan gegoleran di kasur, males ngapa2in. Jadinya apatis. Jadinta terlalu manja dan males ngapa2in. Apalagi ibuku gak nyupport aku untuk berbisnis. Jiwa perjuanganku juga emang gak konsisten. Hari ini mau mau, besoknya males, yah begitulah Epphy.
Tiga bula di rumah, bener-bener boring. Makan tidur masak. Apalagi sekarang mase jarang bgt ada waktu buatku. All by my self. Kesepian bgt. Jadinya jarang bersyukur dan ngeluh.
Mungkin Epphy yang salah, di manapun di tempatkan selalu saja ngeluh. Tapi yang paling parah adalah saat dua hp-ku rusak tanpa sebab. Depresi bgt, apalagi mase malah terus-terusan nyalahin aku.
Mungkin Allah sedang mengujiku. Aku hanya bisa pasrah. Toh aku udah lama hidup bergelimangan anugrah, ini saatnya aku berada di bawah. Ikhlas saja dan terus berdoa dan berbaik sangka kelak Allah akan menologku dan memberikannku tempat yg lebih indah. Amin
Monday, May 9, 2016
Sebuah Perjalanan ke Unair
UAS kali ini terasa berbeda, jauh berbeda. Baik karena jauhnya, karena degdegannya ikut UAS terakhir dan besarnya harapan untuk lulus. Untungnya perjalanan ini terasa cukup mudah.
Tapi pas masuk ke JMP yang sekarang, surprise, sepi. Bahkan lantai 3nya pun banyak toko yang tutup. Pengunjungnya juga sepi. Ini udah kayak mall Klender aja, pikirku. Yang lumayan rame cuma Ramayananya, itupun karena lagi diskon super waw. Kaos yang aku beli harga bandrolnya Rp 99.900 diskon jadinya cuma Rp 35.000, lumayanlah. Friday, May 6, 2016
That's Life
Ternyata, bebas itu memang menyenangkan.
Less responsibility is more enjoyable.
Dont hear people out there, kita yang ngejalanin, kita yang menentukan. Yang penting ibadah, miliki nilai spiritual yang tinggi. Berbuat baik pada sesama. Menjadi bermanfaat dan bisa earn money sendiri. Gak bergantung pada orang lain. Menjadi mandiri.
Always be happy, selalu tersenyum dan bersyukur. Gak selamanya bakal susah, gak selamanya pula bakal bahagia, selalu ada perputaran diantaranya.
Selalu sabar dan ikhlas itu kuncinya. Sampai suatu saat nanti, kita di ujung jalan dan di jemput malaikat maut, kita bisa ikhlas melepaskan semua kehidupan di dunia.
Hidup adalah jeda antara adzan dan sholat.
Di adzani ketika kita lahir dan disholati ketika mati.
That's life.
Friday, April 8, 2016
Risau by Melly Goeslaw
Aku masih tak penat juga
Menegur jalan yang kita tempuh
sekedar menepis rasa gelisah
Namun Hati tak pernah tentram
Dan sering datang perasaan lain
Tentang kejujuranmu kepadaku
Rasa cinta kasih dan kesungguhan
Namun bila hati jadi terpisah
Beri Kepastian agar ku tebus semua
aku selalu ingin memiliki
Dan engkau pun tak pernah terbuka
Untuk menghalang segala prasangka
Lagu ini, remain me about 5 year ago. Ah, memang gak boleh mikir yg aneh2. Positif thinking saja deh.
Jaga terus sebuah hubungan, maintain maintain ;)
Wednesday, March 23, 2016
Tuesday, March 22, 2016
Sedang Lelah
Monday, January 25, 2016
Saturday, January 9, 2016
Mari Kita Perbaiki
Friday, January 8, 2016
Momen-momen Akhir di Jakarta
Melewati momen-momen terakhir di Jakata, aku lalui dengan keadaan... Sakit. Ya, aku sakit. Sakit gigi lebih tepatnya. Bukan karena sakit gigi bolong sih, tapi karena abis operasi gigi bungsu. Itu lho, lanjutan dari kemaren yang waktu itu udah yang sebelah kiri, kini saatnya nyabut gigi bungsu yang miring yang sebelah kanan. Yang pas bulan Juni kemaren sih aman-aman aja, tiga hari udah plong sakitnya. Lha ini nyampe hampir seminggu masih gak kuku sakitnya. Malah tambah sariawan lagi. Dududududu.
It's oke sih, keuntungannya aku bisa semingguan rebahan di kasur, nonton tipi, baca buku, nyante-nyante hahaha itung-itung pemanasan sebelum settle di kampung halaman. Lagian juga suasana di kantor akhir-akhir ini kurang bersahabat. I don't know why, mungkin perasaanku aja kali karena udah kangen banget pengen pulang kampung.
Sebelum pulang kampung, aku udah ngerancanain buat ikutan klub BPJ ke Bandung bareng ibuku. Finally, Bandung gonna be my last destination in my journey. Abis itu, saatnya settle dan membangun mimpi-mimpi baru. Alhamdulillah...
Relationship Vs Selfishness
Seven years ago, I ever felt like this. Felt so weak. When my sister and my cousin leave me and I lived at Bekasi, almost alone. There's no one accompany me or just befriend with me. Everyone is so strange for me. And I gave up.
Five year ago, I ever felt like this. Felt so weak. When my ex-boyfriend leave me alone. Lucky me, I have so many friend that courage me to keep strunggle. And fortunately I could leave that place and moved to my cousin's place.
Lately, I felt like this. Feel so weak. When one by one my beloved friend leave me alone. I'm in pain for about 5 month. I survive because of my study, and my dream to build my empire after graduation from college. I'm still surviving. 48 more days. I'm still waiting for the final moment in this place. Nothing is wrong. It's just the state of my mind. I have to survive. Moral of the story, even I'm introvert I really need someone who care with me. I need someone who know me inside out. I can't be selfish anymore, because I need them. I have to keep my relationship with everyone. Remember Arista, keep the relationship. Don't selfish.
Thursday, January 7, 2016
Been There, Twenty Something
Yes, I was there. Aku pernah berada dalam masa-masa ingin berbisnis namun gak tau harus memulai dari mana. Ngebet pengen bisnis karena telah menyadari sumpeknya jadi karyawan. Masalah sama karyawan lain, masalah kerjaan dan masalah dengan bos. Di samping itu gaji yang di dapetin juga kepentok biaya hidup yang tinggi karena harus hidup di perantauan. But, seiring berjalannya waktu satu persatu tirai mulai terbuka. Mulai dari kesempatan untuk bekerja di sebuah perusahaan retail yang membuatku bertemu para pengusaha yang menjajakan barang produksinya sendiri ke toko, hingga keberhasilanku memperoleh modal usaha dari kampus.
Now, aku udah ngelewatin usia 20-an dengan cukup baik. Aku cukup puas. Sekarang saatnya melanjutkan perjuangan di usia 30-an. I'm ready.....
Wednesday, January 6, 2016
Persiapan jadi Ibuk-ibuk
#2016Victory
Kutipan buku Anida Dyah Under The Southern Star
Salah satu quote yang paling menggungah yang pernah saya baca.Semua orang butuh jeda dalam hidupnya. Ini sebuah hal yang mendasar dan bersifat universal. Semua orang perlu menambah variasi pengalaman hidup dan menghindari mati karena kejenuhan. Bagaimana kalau hidup ternyata tidak sepanjang yang kita bayangkan? Kalau hidup ini singkat, kenapa kita tidak melakukan hal yang kita sukai selagi kita bisa? Kalau hidup menawarkan banyak pilihan, kenapa kita sering terjebak dengan menjalani hal yang itu-itu saja? Kenapa mengorbankan kenyamanan? Mereka bertanya. Kenapa tidak seperti orang lain yang berlibur menggunakan waktu cuti tahunan? Karena hidup ini terlalu singkat untuk dinikmati ketika weekend atau cuti selama dua minggu saja. Aku sudah pernah melakukan itu, dan itu tidak cukup. Karena kalau kita memulai traveling sesudah kaya atau pensiun pada usia 60 tahun, mungkin sudah terlambat untuk tahu bagaimana cara menikmatinya. Karena kita masih dikaruniai minat dan talenta lain. Karena kita merasa hidup kita bisa bermakna bagi orang lain dari sekedar duduk dibalik kubikel kantor. Karena tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar dan memulai sesuatu yang baru. Karena dunia penuh warna dan kesempatan di luar comfort zone kita. Karena kekayaan bukan diukur dari uang melainkan nilai-nilai kearifan yang ditukarkan dalam sebuah perjalanan. Kenapa? Mengutip makna tato di punggung Thomas, "karena kita bisa."
Yah, rasa-rasanya emang sayang banget kalo ngabisin umur kita hanya berkutat di belakang meja doang. Mari melangkah :)





