It's ALL about EPPHY

......On My Way To Become Good Wife And Great Mother.......

Go!

"I have lived through much and I now I think I have found what is needed for happiness. A quiet, secluded life in the country with possibility of being useful to people" -Tolstoy

Sunday, April 27, 2014

Lomba Makan Siomay Toserba Berkah


Pengalaman pertama jadi ketua panitia sebuah acara, so much fun. Thank you buat pak Je atas kepercayaan dan dukungannya, I appreciate it. Thank you juga buat para panitia yang sudah susah payah menyelenggarakan acara ini. Senyum-senyum di atas adalah senyum kelegaan menyambut kesuksesan acara kita. We did it! Yesss!!!

Wednesday, April 16, 2014

Review : Blue Romance by Sheva

Aku sengaja memilih buku ini sebagai teman perjalanan mudikku seminggu yang lalu. Dan ternyata pilihanku ini memang sangat tepat. Aku memilih teman seperjalanan yang mampu memunculkan kembali sisi romantisku, dan yap kali ini aku memabg sengaja pulang untuk bertemu dengan someone specialku. Padahal awalnya aku sempat ragu, apakah aku bisa menikmati rasa itu ketika sudah berbulan-bulan digempur oleh ke-hectic-an ibu kota. But finally, Blue Romance help me throuht it all. Thank you Blue Romance, thank you Sheva.

Sebenernya udah lama banget aku ingin membaca kisah-kisah di buku ini, sejak awal buku ini terbit. Aku sempat ketemu Sheva di acara Kompasianival beberapa tahun yang lalu. Dan sejak itu aku suka kepoin tumblr-nya dan pengen bgt baca bukunya. Live goes on, dan akhirnya aku bisa beli dan membacanya sekarang. What a amazing life.

First impression dari buku ini adalah pembatas buku yang super duper unik, sendok. Dan covernya juga unik, aku suka gambar secangkir kopi di tengah dan dikelilingi ornanen yang ada di Blue Romance. Vintage dan warming. Konsep dobel covernya juga unik. Sukaaaaaa.

Tujuh kisah yang dituturkan Sheva sangat hangat dan deskriptif. Setiap detil Blue Romance bisa aku bayangin. Aromanya, suaranya, warnanya dan orang-orang di dalamnya.

Aku tidak akan membahas satu persatu cerita di dalam buku ini. Semua kisah aku suka, tapi ada 2 judul yang paling aku suka, 1997-2002 dan A Tale about One Day.

Over all, buku ini nyaris sempurna, 4 bintang deh. Kurangnya apa yah??? Kurang banyak, hehehe. Sekali lagi thank you Blue Romance, thank you Sheva, for making the beatiful story and make my journey worth it.


Monday, April 14, 2014

Catatan Mudik April 2014



 Ini adalah pertemuan kita yang pertama setelah aku mengucap "Yes, I do" sekitar delapan bulan yang lalu. Aku tak menyangka akhirnya aku bisa tenggelam dalam cintamu. Sama sekali tidak menyangka. Bahkan rasa itu belum ada saat ku berucap kata cinta, aku hanya ingin membuatmu senang dan aku tidak ingin kehilangan sahabat terbaikku. Tapi rasa itu muncul perlahan, dan membuat dadaku sesak. Aku bahkan belum menyadari datangnya rasa itu ketika bertemu denganmu. Biasa saja. Namun perasaan biasa saja itu berubah tatkala memandang matamu yang akan melepaskan aku ketika hendak kembali ke Jakarta. Mata itu mengatakan sesuatu, genggaman erat tanganmu memendam banyak makna. Aku tercekat. Dan aku baru menyadari aku mencintaimu tatkala aku menumpahkan air mataku di bis kala itu. Yah, ternyata rasa itu bisa bertumbuh. I love you pendiku... Semoga kita bisa bersama membangun rumah tangga hingga maut memisahkan kita.

 Kaki kita ini akan melangkah jauh bersama



Sunday, April 6, 2014

Kompas Gramedia Fair

Selalu menyenangkan dikelilingi oleh buku-buku, para penulis yg ramah, talk show yang spirited dan lay out ruangan yang keren. What a perfect day.

Kompas Gramedia Fair adalah sebuah perayaan yang digelar untuk menyambut ulang tahun Kompas Gramedia yang ke 40 *tua bgt ternyata :) *. Acara ini berlangsung selama 5 hari dari tanggal 2 sampai 5 April 2014 di gedung JCC Senayan dengan menyuguhkan beragam acara yang menghadirkan penulis-penulis Gramedia Publishers.

Di acara ini ada bazar buku dengan diskon 20% dengan layout rak-rak yg ditata dengan sangat artistik. Ada pula beragam karya penulis selain buku yakni kaos, frame dan merchandise lainnya. Kaosnya ada yg lucu, mupeng bgt deh tapi gk sempet beli. Yang menyenangkan tuh di event ini ada yang namanya Kedai Penulis, di sini para penulis bisa nongkrong dan ngobrol cantik dengan pembacanya. Tapi sayang gue gak sempat nongkrong2. Gue cuma minta tanda tangan trus kabooooor ;p. Malu ah deket2 penulis, gue gak PD. 

Pengen bgt punya gantungan foto kayak gitu :)


Pertama datang gue langsung celingak-celinguk nyari om Agustinus Wibowo * iyah, om, daripada manggil abang :) * dan tarraaa akhirnya ketemu di Kedai Penulis, langsung nyodorin buku dan minta tanda tangan. Seperti biasa gue salting kalau ketemu om yang satu ini. I don't know, I'm the big fans of him, but I don't know how to show it. Om Agustinus Wibowo juga orangnya rada pemalu sih. Dan penyesalan terbesar gue adalah... gak sempet minta poto bareng :(. Di Kedai Penulis ini gue jg sempet ketemu mas Yoris Sebastian. Sumpah mas Yoris ternyata humble banget orangnya. Sempet ketemu mas Iwan Setyawan juga di Kedai Penulis, tapi sayang gue lupa bawa bukunya, mau nyamperin jadi tengsin orang gak bawa bukunya :( jadi cuman ngintip doang dibelakang.

Talk Show
12.00 Agustinus Wibowo
13.00 A.fuadi
14.00 Tere Liye
15.00 Yoris Sebastian
16.00 Iwan Setyawan 

Gue sempet lompat2 kegirangan waktu tau list nama2 penulis yang bakal ngisi acara. Gila bok, itu semua penulis favorit gue dan emang lagi ngehits banget. Tapi sayang banget gue ketinggalan talk show-nya om Agustinus Wibowo dan A Fuadi. Bahkan sama sekali gak papasan dengan bang A Fuadi. Nyeselllll. Tapi nyeselnya terobati karena bisa ngikutin talk show-nya bang Tere Liye, mas Yoris Sebastian dan mas Iwan Setyawan. Yang paling seru talk shownya mas Iwan, keren badai deh, motivating banget. Gue udah sering ketemu dan datengin acara yg menghadirkan mas Iwan tapi baru kali ini gue ngerasa ditampar oleh kata-kata mas Iwan yang ceplas-ceplos tapi ngena banget. Beberapa statement beliau mengenai hidup dan pencapaian membuatku terperanjat. Yah, life is so damn beatiful with the sadness and happiness. Dan yap, kebahagiaan yang ditampilkan di social media terkadang bukan kebahagiaan yang sebenarnya.

Yang sempet jg menarik perhatianku adalah acara Book Chalengge, adu kuat bawa buku pake lengan. Seru sih, hadiahnya super mewah, tapi kok terkesan nyiksa yak. Kasian aja liat pesertanya. Sebenarnya gue juga ikutan daftar sih, tapi kabur karena takut gak kuat, bakal malu-maluin doang haha.

Overall perhelatan Kompas Gramedia Fair sukses berat, acaranya dipadati oleh ribuan pengunjung yang tergila-gila sama buku dan mampu menghadirkan nuansa yang akrab antara penulis dan pembaca. Mending acara beginian diadain tiap tahun deh, ngarep dot com. Thank you Kompas Gramedia udah bikin acara spektakuler ini dan sudah menelurkan buku-buku yang fantastis, selamat ulang tahun dan semoga makin eksis di dunia penerbitan.

Friday, March 28, 2014

Menjalani hari sebagai karyawan, sambil kuliah, sambil aktif di 2 organisasi, sambil mengelola bisnis dan senang ikut workshop sana sini, ditambah ketertarikan menjadi volunteer di berbagai event.
Yup melelahkan. Dan bahkan kadang harus mengorbankan beberapa hal, khususnya me time.
Bukan apa-apa sih, cuma pengen manfaatin usia under 30-ku untuk belajar banyak hal sebelum nanti aku menjadi pengajar untuk para buah hatiku kelak.
Nanti aku akan punya banyak draft cerita tentang perjalanan dan perjuangan yang bisa kuceritakan pada anak-anak dan cucu-cucuku kelak.
Life is good
Berjuang. Berdoa. Bersyukur. Berbagi.

Saturday, March 22, 2014

Pulang???

Kenapa saya tergila gila dengan kisah Titik Nol karya Agustinus Wibowo? Karena konsep tentang rumah dan ketakutannya untuk pulang, serupa dengan yang saya rasa.

Pulang, terasa menyenangkan bagi sebagian orang, namun bagi seorang musafir tanpa kantong besar sepertiku, pulang menjadi demikian menakutkan.

Pulang berarti kita akan kembali ke titik nol dan bersinggungan dengan hal yang sudah kita tinggalkan selama ini.

Pulang... Saya takut pulang...

Tuesday, March 11, 2014

Keep On Going...

Alhamdulillah
Sudah sampai sejauh ini ternyata
Meskipun belum sempurna
Tapi bukankah ketidaksempurnaan yang membuat hidup ini istimewa

Sudah sepantasnya untuk di syukuri
Terima kasih ya Allah
Aku akan kembali melangkah

Thursday, March 6, 2014

Me and Gagas Media

Persinggunganku dengan Gagas Media ternyata belum berakhir. Usai bertemu dengan kak Resita salah satu editor senior Gagas Media di Kelas Inspirasi, lalu menjadi host Gagas Debut, dan kini aku berkesempatan untuk mereview naskah yang bakal dibukuin oleh Gagas Media.

Menyenangkan bisa membaca, memberi masukan dan mengetahui beberapa buku yang bakal terbit. Trus bisa bertemu dan bisa berinteraksi dengan para punggawa Gagas Media yang baik banget, bertalenta dan cerdas. Priceless experience. Apalagi awalnya aku gak punya ekspektasi apa-apa, aku kira ini hanya semacam workshop biasa yang sering aku ikuti sebelumnya, tapi ternyata aku dibayar untuk ini. Seneng banget deh. Dari sini aku baru tau kalau penerbit juga mempunyai first readers untuk mereview naskah sebelum diterbitkan.

Yeach, I think it's the most wanted job for book lover, include me. Bayangin aja, dibayar untuk baca buku ♥ siapa yang nolak coba. Bahkan jika tidak dibayarpun aku mau kok :p

Dan tiba-tiba saja berkhayal, kerjaan utamaku adalah first reader, di kantor itu kerjaan sampinganku, dan bisnisku adalah hobiku. Ah, that's a life, yep perfect life.

Anyway, thank you Gagas Media.

Saturday, March 1, 2014

Melihat Amaknya A. Fuadi di Islamic Book Fair membuatku iri. Bagaimana tidak iri, beliau telah sukses mendidik putranya hingga sedemikian istimewa. Saya penasaran bagaimana rasanya punya seorang anak yg sholeh, berbakti, pintar, cerdas dan berhati emas seperti A. Fuadi. Alangkah bahagianya.

'Amak yang sedang memperhatikan putranya, A Fuadi, yang sedang memberikan ilmu di atas panggung.'  Pemandangan yang luar biasa indah. Aku juga ingin merasakan hal yang sama seperti yang amak rasa. Aku ingin melahirkan dan membesarkan sosok A. Fuadi berikutnya. Boleh kan?

Thursday, February 27, 2014

Behind Story of Book

Mulai dari proses menulisnya, edit naskahnya, bikin layout, cover, judul, percetakan, sampai ke distributor, lalu bertengger di toko buku, belum lagi strategi pemasaran hingga bisa menjadi buku laris. Dan kalau tidak laku akan diobral habis-habisan atau hanya bertengger manis di gudang.

Ribet yak. Dan setelah gabung menjadi first reader di salah satu penerbit favorit, saya jadi sangat menghargai buku-buku yang telah terbit dengan susah payah dan mulai untuk tidak asal menjudge sebuah buku secara sepihak. Saya sangat menghargai semua kerja keras orang-orang yang ada di balik penerbitan buku.

Thursday, February 13, 2014

My Target


Sepatu by Tulus

Kita adalah sepasang sepatu
Selalu bersama tak bisa bersatu
Kita mati bagai tak berjiwa
Bergerak karena kaki manusia

Aku sang sepatu kanan
Kamu sang sepatu kiri
Ku senang bila diajak berlari kencang
Tapi aku takut kamu kelelahan
Ku tak masalah bila terkena hujan
Tapi aku takut kamu kedinginan

Kita sadar ingin bersama
Tapi tak bisa apa-apa
Terasa lengkap bila kita berdua
Terasa sedih bila kita di rak berbeda
Di dekatmu kotak bagai nirwana
Tapi saling sentuh pun kita tak berdaya

Cinta memang banyak bentuknya
Mungkin tak semua bisa bersatu

Suka banget ama lagu ini, broken heart tapi kesannya lapang dada benget gitu. Musiknya pun keren. So peaceful dan meaningful. Pertama kali denger di radio langsung terngiang di telinga. Sukaaaaa.


Tuesday, February 11, 2014

Absurd dan Random

Entah kenapa kata yg muncul secara tiba-tiba di otakku ketika mendadak ditanya tentang inisial namaku oleh kak Mega pada meeting mentor beberapa waktu yang lalu, adalah kata absurd untuk A dan random untuk R.

Aneh. Aku juga gak tau kenapa absurd dan random yang waktu itu muncul di otakku. Bahkan aku jg kebingungan ketika kak Mega bertanya kenapa harus absurd? Apa arti absurd? Gak jelas, kamu merasa diri kamu gak jelas?
Jedaaaaaaaarrr
aku yg panik malah jawab dg semakin absurd "mungkin aku terlalu banyak kegiatan dan merasa gak jelas, ini ikut, itu ikut". Hingga kak Mega menimpali "itu aktif namanya, bukan absurd" dan akupun mengganti huruf A milikku menjadi aktif, hahaha, absurd banget.

Kenapa absurd?
Mungkin karena dulu aku pernah suka banget sama sebuah blog yg namanya "absurd". Saking sukanya dulu aku pakein bookmark di browser hpku. Meski judulnya absurd, tapi isinya jauh dari absurd. The writer is so clever and funny, she is a virgo same with me. I love her blog so much, dan aku suka gimana dia memandang dunia, tentu dg segala macam ke"absurd"annya. Unfortunately aku udah gk bisa ngakses blog itu lagi.

Kenapa random?
Raditya Dika. Yah, aku kenal kata random dari dia. He is not my favorite writer, tapi aku tau Dika sangat keren dan berbakat. Awal2 aku kenal twitter, aku follow akun dia, dan suka banget stalking timeline dia. Lucu dan random, itu dua kata yg aku dapet dari Dika. Dan entah kenapa kata2 random jadi menetap di otakku, dan muncul begitu saja ketika aku sedang mencari kata yg berawalan huruf R. Haha, untung aku gk nulis random, tapi rajin:)

ah, apapun itu, aku memang absurd dan random, dan aku bangga :)
absurd dan random adalah hal yg dibutuhkan oleh seniman, dan oleh karena aku emang seniman maka aku harus absurd dan randon ;) kamu seniman apa Arista? aku adalah seniman kata-kata #eaaa
#random #absurd

Mestakung by Ayuwidya

Baca buku Mestakung, jadi terharu sendiri, keingetan masa2 dulu pas ikut olimpiade matematika pas masih sekolah dulu. Deg degan saat pengumuman, sedihnya ketika gagal lolos babak berikutnya, kebersamaan dg anggota tim, hebohnya persiapan dan les sebelum berangkat, ahhh kangeeeen.
Iza, Sari, apa kabar kalian?

"Mestakung. Semesta Mendukung. Seseorang harus punya keinginan yang kuat, ditambah usaha keras, dan ketekunan, semesta ini nanti akan mendukungmu. Mewujudkan mimpimu."

"kalau kita bekerja keras, alam semesta akan mengatur diri untuk mendukung kita."

Monday, February 10, 2014

Review : 7 Misi Rahasia Shopie


Sesekali memanjakan diri dengan film yang ringan, oke juga pikirku. Dan tanpa pikir panjang aku mengiyakan ajakan Lia untuk nonton film ini.


Shopie, yang hobi upload video di Youtube akhirnya membuat 7 misi rahasia yang dijalankan bareng sahabatnya, Marco. Misi-misinya intinya berbuat baik sama orang, di videoin, lalu di upload di Youtube. Sederhana. Tapi something behind misi-misi Shopie dan sesuatu yang dihadapin ama Shopie inilah yang jadi rahasianya.

Over all, filmnya lumayan sih. Cuma nanggung aja. Lucunya nanggung, sedihnya nanggung. Ide ceritanya sederhana dan endingnya udah bisa ketebak di tengah-tengah cerita. Aku paling suka ama soundtracknya, lagu dari Raisa dan ada juga lagu HiVi, nyaman banget di telingaku. Juga view-nya manjain mata bgt, secara aku paling suka ama pemandangan gedung-gedung tinggi menjulang di malam hari ditambah kerlap-kerlip lampunya. Pemerannya juga keren-keren, yang jadi Shopie cantik, yang jadi Marco juga cakep. Tontonan yang ringan dan cukup menarik buat selingan.

Tuesday, January 28, 2014

101 Creative Notes by Yoris Sebastian

Entah kenapa saya mulai suka buku-buku inspiratif semacam ini. It's kind of simple and motivating book. Berisi 101 notes kreatif dari keseharian bang Yoris. Suka banget sama notesnya yang simpel tapi ngena. Suka juga ama gambar-gambarnya. Lumayan juga buat inspirasi saat membuat materi presentasi,
hehe

Thursday, January 16, 2014

Januari Lagi

Tak terasa sudah kembali bertemu Januari, itu artinya sudah satu tahun aku kembali tinggal di Jakarta. Jakarta selalu menyenangkan, ia selalu memberikan kesempatan-kesempatan yg hebat, mempertontonkan event-event yg menghibur, mengajarkan arti perjuangan dan pencapaian, semua terasa indah, kecuali tentu saja macet dan banjirnya.

Mencintai Jakarta, kemudian membencinya dan mencintainya lagi, lalu membencinya lagi. Begitu seterusnya.

Kadang lelah dan ingin pergi, kadang belum rela meninggalkan semua ini, tapi kadang terdera lelah dan ingin pergi lagi, lalu perasaan masih belum rela muncul lagi. Begitu seterusnya.

Jakarta adalah sebuah panggung atraksi yg di isi oleh parodi, tragedi, drama dan kadang pula diisi oleh hiburan hedonis. Semua tercampur baur. Yah, itulah potret-ku di sini.

Tapi Jakarta tetap merupakan kota yang selalu aku rindukan, bahkan ketika aku masih berada dalam pelukannya. Karena Jakarta adalah tempat aku bertumbuh dan beranjak tua.

Wednesday, January 15, 2014

Blog Walking

Menemukan blog yang tulisannya bagus dan mempunyai waktu senggang untuk membacanya, merupakan sebuah kenikmatan yang tiada tara.

Entah kenapa, bagi aku yang suka kepo ini selalu ingin mengetahui sudut pandang orang lain mengenai suatu hal. Pandangan mereka memperkaya jiwaku, bahkan kadang pandangan mereka mampu merubah pemikiranku akan sesuatu, bahkan sometime membuatku jatuh cinta pada sesuatu yang awalnya aku bahkan tidak kenal.

Blog-blog itu membuatku mengenal lebih jauh tentang berbagai macam hal atau seseorang. Contoh kecil, blog Sheva yang mampu membuatku jatuh hati pada suara John Mayer, blog Omem membuatku melirik Jimmie Culum, blog Qiqi merubah opiniku mengenai Bayu Risa, blog Alex membuatku ingin bertandang ke Lombok.

Aku mudah terpengaruh? Ah, tidak juga. Ini hanya masalah selera saja. Tak sedikit juga aku menolak opini mereka. Tiap manusia punya cara pandang masing-masing, dan tugas kita bukan menjugde, namun mentoleransi perbedaan itu.