It's ALL about EPPHY

......On My Way To Become Good Wife And Great Mother.......

Go!

"I have lived through much and I now I think I have found what is needed for happiness. A quiet, secluded life in the country with possibility of being useful to people" -Tolstoy

Friday, December 14, 2012

Review : 5 CM, Tercapainya Impian

Nonton 5 cm itu kayak ketemu sahabat lama yg sudah lama gak ketemu, kangen-kangenan bareng dan bernostalgia bersama.

Awalnya aku pengen nonton film ini di Epicentrum ato Kalibata City, sendirian, lebih personal, pikirku. Ini adalah film yg di adaptasi dari novel yg sangat monumental buat aku pribadi. 5 cm adalah novel yg pernah aku baca di awal2 masa pendewasaanku. Banyak moment yg terjalin bersama novel ini. Di sore-sore yg penuh rintik dan pergolakan batin kala aku mengawali masa-masa untuk berjuang di sini. Dan ketika menonton film ini, hatiku membuncah, menghadirkan kembali rasa dan nuansa masa lalu yg sempat tertimbun rapi.

Sore yg sedikit gerimis di Cibinong Square mengiringi langkahku. Aku tidak sendiri, ada Mely dan Aini yg menemani. Kami bertiga menonton film ini bareng.

Dua jam disuguhi dg wajah rupawan Herjunot Ali, Fedy Nuril, Deny Sumargo, Raline Syah, Pevita pearce dan Igor saykoji, dialog dan narasi dari Zafran yang inspiratif sekaligus mengundang tawa, tingkah kocak Ian ,  cerita yg inspiratif, pemandangan Semeru yg menakjubkan, semuanya berpadu dg harmonis di 5 cm. Film yg sungguh fantastis.

Di sepanjang film tak hentinya gelak tawa membahana. Dan terkadang rasa harupun ikut menelusup. Ada salah satu adegan yg paling jleb buatku, seusai perjalanan mendaki Mahameru, di tengah malam berbintang, di antara tenda dan temaram cahaya api unggun, saat itu Riani bilang "Bukan kamu Ta, tapi Zafran" nyesss bgt denger kata2 itu. Sama seperti di novelnya, kalimat ajaib itu adalah kalimat yg membuat hatiku tak henti-hentinya bergidik. Dalemmm bgt rasanya. Cinta memang harus diungkapkan.

Puas bgt bisa menonton film ini. 5 cm menutup tahun 2012-ku dg sempurna. Terima kasih Donny Dirgantoro, terima kasih para pemain film, terima kasih para kru dan semua yg telah mendukung terciptanya film ini. Karena mimpiku untuk ke Mahameru terealisasi oleh film 5 cm ini. Thank you.


Bangsa yang besar ini juga harus punya mimpi