It's ALL about EPPHY

......On My Way To Become Good Wife And Great Mother.......

Go!

"I have lived through much and I now I think I have found what is needed for happiness. A quiet, secluded life in the country with possibility of being useful to people" -Tolstoy

Monday, December 10, 2012

Liputan dari Festival Pembaca Indonesia 2012


Berawal dari sebuah email sederhana yang dikirim kak Echa pada 13 Oktober 2012, diikuti dengan loncatan kecil dan seruan heboh, yes, yes, yes, aku diterima jadi volunteer di acara Festival Pembaca Indonesia 2012 yang diadakan oleh anak-anak Goodreads Indonesia. Rasa suka cita langsung membuncah kala itu, menjadi bagian dari sebuah acara dan mengenakan kaos panitia sudah menjadi impianku sejak lama, dan kini impian itu terhampar di depan mata, impian yang demikian sederhana, namun bagiku ini pencapaian yang sangat luar biasa. 

Karena bentrok dengan jadwal UAS dan jam kerja yang demikian padat, aku hanya bisa mengikuti dua kali meeting yang diadakan di Plaza festival. Dan keduanyapun butuh perjuangan yang tidak mudah. Meeting pertama aku ikuti dengan kondisi lagi motong banyak dan tidak dapat jatah libur, walhasil dengan terburu-buru dan mengabaikan rasa kantuk aku menyempatkan datang. Dan parahnya lagi aku nyasar di terminal Senen -_-, wajar sih, it’s my first experience come to Plaza Festival. Meeting berikutnya yang aku ikuti adalah technical meeting, alias meeting yang diadakan seminggu sebelum acara berlangsung. Di minggu ini aku masuk kerja pagi dan aku harus melobi Teh Epi agar diizinkan kerja setengah hari untuk menghadiri acara meeting.

Di Festival Pembaca Indonesia ini, aku menjadi tim Pojok Anak bersama mery, Lia dan kak Echa. Seneng deh, mereka baik banget.

Selain mengikuti meeting, tugasku adalah membuat bangau dari kertas. Bangau-bangau kertas ini kubuat di malam-malamku di sela-sela rasa kantuk dan rasa lelahku. Tapi puas banget karena pada akhirnya banyak yang mengapresiasi bangau-bangau itu. Dan thanks banget buat kak Adit dan kak Awan yang udah bersusah payah menyusun rangkaian bangau kertas kita nyampe jam 2 pagi.

Sehari sebelum acara berlangsung kami merangkai bangau-bangau itu. Kali ini kebersamaan di antara kami sudah cukup terlihat. Menyenangkan sekali berada di antara mereka, they are so kind. Sore itu hujan sempat mengguyur kawasan Kuningan. Kehawatiran sempat menghinggapi hati kami, takut jika besok juga akan turun hujan. Kala itu yang terlihat paling tegang adalah Kak Mia, meski berusaha menutupinya, ketegangan di wajahnya demikian mudah untuk dibaca. But we are still fun. Cengengesan, ngerjain bangau, dan dekor lainnya. Jam 8 malam, aku pulang ke tempatnya Zulley dan baru nyampai di Buaran jam 11 malam. Tiga jam perjalanan, bukan karena macet, tapi karena jarangnya Busway yang beroperasi pada malam hari.

Jam 2 dini hari. Mata belum mampu terpejam. Entah karena terlalu lelah, atau karena terlalu excited dengan acara yang akan berlangsung esok hari. Padahal jam 5 aku udah harus sudah berangkat kembali ke Plaza Festival. Dan belakangan aku tau, hampir seluruh panitia acara ini semalaman tidak bisa tidur nyenyak, sama sepertiku.

Jam 5 pagi aku sudah berdiri dengan gagah di halte busway Buaran, setengah jam kemudian busway datang dan mengantarku ke Plasa Festival. Tepat jam 7 aku tiba di sana. Aku, Lia, Merry dan Kak Echa beres-beres di tenda Pojok Anak. Sejam kemudian kakak-kakak dari Rumah Dongeng datang dan menghias tenda.

Terik. Gerah. Aku, Lia dan Kakak-Kakak dari rumah dongeng, ada Afi juga tim dokumentasi yang berjaga di Pojok Anak, berjaga menunggui adik-adik kecil yang datang ke Pojok Anak.

Beberapa anak kecil datang silih berganti. Mereka lucu-lucu. Lia telaten sekali menghibur mereka. Dan aku sibuk mengurusi peserta Amazing race yang sangat amazing. Mereka antusias sekali. Aku amat terkesan dengan perjuangan mereka ketika di suruh mendongeng untuk anak-anak, gaya mereka unik, haha.

Ada Kak Windy Ariestanty di sana, hilir mudik di depan pojok anak, (tidak kaget sih karena memang kak Mia dan kak Echa adalah teman dekat kak Windy) tapi aku gak berani nyapa, harusnya aku bawa buku Life Traveler-ku untuk di tanda tangani kak Windy. Ada kak Alex juga yang lagi talk show. Aku beberapa kali bolak balik ke arena talk show demi ngintip koh Alex, tapi aku gak berani lama-lama gak enak ama tim Pojok Anak, nyesel juga gak bawa buku TNSALOA buat di tandatangani koh alex. Bahkan ketika yang lain sedang joget-joget lucu rusa sedang minum, aku malah kabur ke tenda talkshow karena koh alex sedang bagi-bagi hadiah, pengen bgt ngedapetin hadiahnya, tapi gak bisa jawab pertanyaan nyeleneh yang diajukan -_-

Dan sebuah kejutan, tiba-tiba Idho adik kelasku muncul. Kita ngobrol lumayan lama dan sempat berfoto di wall FPI. Sempet ngerasa gak enak karena gara-gara keasyikan ngobrol aku ninggalin Tenda Pojok anak terlalu lama, dan ketika aku kembali Tenda Pojok anak udah di benahin. Aku jadi ngerasa bersalah.

Setelah semua rangkaian acara usai. Kami berberes dan nongkrong di tenda pojok anak. Di senja itu, kita bercerita, bercanda dan makan bareng-bareng. Nikmat banget. Di sini kerasa banget kebersamaan di antara kami.

Hari ini memang capek banget, tapi puasnya tiada terkira, apalagi ketika membaca testi dari teman-teman di twitter, wuihhhh bahagia banget menjadi bagian dari acara yang sangat istimewa ini. Thank you teman-teman Goodreads Indonesia..... Sampai ketemu di Festival Pembaca Indonesia tahun depan, tapi aku cukup jadi pengunjung saja ^_^



No comments:

Post a Comment