It's ALL about EPPHY

......On My Way To Become Good Wife And Great Mother.......

Go!

"I have lived through much and I now I think I have found what is needed for happiness. A quiet, secluded life in the country with possibility of being useful to people" -Tolstoy

Sunday, November 17, 2013

Give Away : Camar Biru by Nilam Suri

Dear pecinta novel romance, ada give away Camar Biru dari Gagas Media nih. Caranya mudah, ikuti step by step-nya yah, check it out!!!

1. Follow akun twitter @GagasMedia , penulis Camar Biru @Justutterly dan akun saya @Risacotta

2.Jawab pertanyaan di bawah ini :
"Adith sama Nana kan ceritanya sahabat jadi cinta nih, menurut kalian enak gak sih sahabat jadi cinta, alasannya? Dan jika kalian ditembak sama sahabat kalian yang udah dekeeeet banget kalian bakalan nerima dia ato nolak?

3. Kirim jawaban kalian dengan mengisi komen dibawah ini, jangan lupa cantumkan akun twitter kalian di bawah jawabannya.

4. Jawaban kalian diterima sebelum 23 Nopember 2013 jam 23.59 dan pengumuman pemenangnya akan diumumkan lewat @Risacotta pada 24 Nopember 2013 jam 20.00.
Mudah kan, so tunggu apa lagi, ayo ikutan!!!

14 comments:

  1. kalau ditanya enak gak enak punya pacar yang juga sahabat sendiri, menurut aku pasti enak (dikiranya makanan). soalnya kita udah saling mengenal dan bahkan saling menyayangi, udah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing, udah tahu sifat buruk, de el el.

    tapi kalau misalnya aku (beneran) ditembak sama sahabat aku, aku akan nolak. well, aku mungkin pengkhayal berat, but face the reality, aku gak muluk-muluk, walaupun udah jadi pacar gak jamin dia yang bakalan jadi pasangan kita kelak, kalau kita putus gimana, pasti bakalan canggung banget sama mantan pacar yang notabene sahabat kita juga. dan karena aku sudah pernah ngalamin, lebih baik milih sahabat daripada pacar.

    @hataDM

    ReplyDelete
  2. Misi, ikutan ya kak :D

    Menurut saya...

    Sahabat jadi cinta seperti Adith dan Nina? Hal yang biasa terjadi. Kalau ditanya enak atau nggak-nya, yah.. Tergantung pribadi masing-masing sih. Kalau menurut saya sih, enak. Kenapa? Karena saya sudah tahu sifat dia seperti apa, pribadi-nya secara keseluruhan, 'aib-aibnya' dan rahasia-rahasianya mungkin saya sudah tahu juga. Apalagi yang sudah bersahabat lama. Mungkin orang tua juga sudah saling kenal dan pasti sangat mudah dapat kepercayaan kalau mau pergi kemana gitu berdua, hehehe.

    Dan kalau misalnya saya ditembak sama sahabat sendiri, ya.. Why not? Kalau saya suka juga saya terima, kalau nggak ya tolak secara halus dan bilang lebih enak jadi teman. Perasaan nggak bisa dibohongi, kan? Tapi, kalau sudah terlanjur pacaran, dan ternyata malah kurang nyaman, saya akan bilang secara baik-baik dan kasih pengertian kalau kita nggak cocok jika pacaran. Tapi gimana ya.. Sebenernya nggak enak kalau saya terima dan lanjut jadian, takutnya nanti setelah putus malah timbul rasa canggung dan itu pasti nggak enak banget. Takutnya malah kita semakin menjauh dan nggak bakal asik kalau berteman lagi terus malah keinget kenangan jaman pacaran, nanti malah jadinya flashback terus galau, pfftt. Jadi, kayaknya saya lebih milih single daripada pacaran sama sahabat sendiri walau udah sama-sama suka. Saya nggak mau kalau nanti putus ditengah jalan malah jadi canggung dan mungkin jadi 'stranger' kalau putusnya secara nggak baik-baik dan malah merusak persahabatan yang sudah dibangun sejak lama. Lebih baik jadi sahabat, deh. Setidaknya masih bisa memiliki dan saling menyayangi sebagai sahabat walau tidak saling memiliki dan saling menyayangi sebagai pasangan. :))

    Nama: Fabiola Izdihar
    Akun twitter: @wolfhan88

    Terimakasih GA-nya, wish me luck! ~:D

    ReplyDelete
  3. Mungkin enaknya si'dia' udah kenal kita banget jadi jalaninnya enak, maunya hubungan yang gimana juga enak. Gak enak nya kalau nanti putus mau jadi apa kita ? sahabatan lagi canggung, musuhan gak mungkin apalagi pura-pura ga kenal :o ..So, Kalau menurut aku pribadi ngga enak. soalnya udah ke buru kenal deket bahkan udah dianggep sodara. udah tahu baik-buruk nya. udah sering jadi tempat curhat jadinya canggung kalo suka-sukaan . hehe

    kalau aku sih lebih menghindari dari sahabat jadi cinta. so, kalau sahabat ku nembak aku pasti aku tolak (pernah pengalaman dikit ^^v ). belum nembak tapi ketahuan suka aja udah canggung apalagi sampe jadian. aku pribadi lebih milih sahabat aja dibanding jadi pacaran. lebih enak before-after nya. :D

    @Luthfia1004

    ReplyDelete
  4. Mungkin enaknya udah saling kenal jadi hubungannya gampang mau gimana, udah saling ngerti juga. Gak enaknya nanti kalau putus mau jadi apa kita ? sahabatan lagi canggung, musuhan gak mungkin pura-pura gak kenal , impossible ! .So, kalau menurut aku pribadi sih Gak enak, sahabat udah kayak sodara kita sendiri . aneh aja suka-sukaan. kita udah tahu baik-buruk nya , saling curhat terus pacaran? aneh aja. hehe

    kalau aku lebih milih sahaba jadi kalau sahabatku itu nembak pasti aku tolak (pengalaman pribadi dikit ^^v) , baru ketahuan suka aja canggung apalagi sampe jadian, Big No ! . udah terlalu nyaman sama hubungan sahabat, jadi ngga mau ngerubah ke hubungan yang lainnya.

    @Luthfia1004

    ReplyDelete
  5. Nama: Rizka
    Twitter: @rizka2701

    Kalau menurutku persahabatan jadi cinta itu bukan masalah enak atau tidak enaknya. *Halah menggaring. Karena persahabatan jadi cinta itu belum jaminan untuk kehidupan yang harmonis. Memang sih persahabatan itu akan membuat kita saling mengenal kepribadian seseorang (kelebihan, keburukan, hal yang disuka dan hal yang tidak disuka). Tapi untuk masa depan selanjutnya hanya Tuhan yang tau. Karena jodoh itu misteri. Kita bisa saja berasumsi bahwa persahabatan yang dekat itu akan membuat kita terbiasa dengan pasangan. Tapi Tuhan itu punya kehendak lain. Tuhan bisa saja membolak-balikan hati manusia. Persahabatan dan pacaran yang berujung dengan perkawinan belum jaminan akan selamanya langgeng. Banyak kasus dijumpai pasangan yang dulunya sahabat trus pacaran trus nikah tapi akhirnya bercerai. Faktor perceraian itu ada yang karena sudah bosan dengan hubungan yang sudah terjalin, ada yang sudah luntur cintanya, ada yang karena orang ketiga, dll. Intinya persahabatan jadi pacar bahkan jadi merit itu manusiawi. Cinta bisa timbul karena seringnya komunikasi/pertemuan. Tapi cinta bisa juga hilang dengan sendirinya.

    Kalau aku ditembak sahabat dekat mungkin aku akan berpikir dulu. Aku harus memikirkan dari A-Z. Aku akan memikirkan cocok atau tidak cocok. Kalau aku merasa cocok, maka aku akan menerimanya. Tapi kalau aku tidak cocok, maka aku akan menolaknya. Aku tidak akan berpikir masa depan yang buruk (misalnya putus). Aku punya prinsip "apa yang kamu pikir buruk maka bisa saja pikiran buruk itu akan terjadi". Aku hanya mau berpikiran positif. Intinya jika ada sahabat yang menembak jangan langsung menjawab diterima atau ditolak. Tapi pikirkanlah dahulu sebelum bertindak cocok atau tidaknya. Mintalah nasihat kepada orang terdekat (keluarga atau sahabat lain) dan petunjuk Tuhan. Setelah itu barulah menjalin kehidupan seperti air yang mengalir.

    ReplyDelete
  6. Saya pribadi sih akan menolak kalo ada sahabt yang sdh dekeeeet banget yg nembak saya. Simply karena saya tdk mau mempertaruhkan hubungan pertemanan yg sudah dijalin sekian lama trus bubar begitu saja mana kala hubungan cinta juga berakhir.

    -Dian-
    @dianmayy

    ReplyDelete
  7. Sahabat jadi cinta? Sekarang udah banyak kasus kayak gitu. Jadi, kalau aku ngalamin kejadian kayak gitu, aku nggak nolak. Hehe... Ya sahabat kan, sudah kenal kita lama. Tahu kesukaan dan ketidaksukaan kita. Jadi ya sahabat pasti lebih ngertiin kita dong, kalo jadi pacar.
    Walaupun banyak yang bilang, nanti tali persahabatan bakal rusak, sebisa mungkin jangan dirusak dong. Sayang kan, persahabatan itu rusak hanya gara-gara hal sepele?

    Zahra Salsabila
    @zahra_salsa

    ReplyDelete
  8. Assalamualaikum kak :) aku ikutan ya kk :* (y)
    twitter: ApriaInchi
    "Adith sama Nana kan ceritanya sahabat jadi cinta nih, menurut kalian enak gak sih sahabat jadi cinta, alasannya? Dan jika kalian ditembak sama sahabat kalian yang udah dekeeeet banget kalian bakalan nerima dia ato nolak?
    enak -enak aja sih kak hehe :) alasannya kalau yang nama cinta atau hati sudah memilih emang kita bisa tolak? hati akan terus berjalan mencari yang tepat mungkin dia yang tepat ? hati tak pernah bohong jadi selama kita mengalami getaran cinta sama sahabat kita sendiri ,kenapa nggak? *hehe ..
    kalo ditembak?
    aku akan menerima alasannya simple karna cinta mempertemukanku dengannya melalui persahabatan dan dia selalu tabah menerima sikap kita ,menerima buruk dan kelemahan kita karna dia sudah tahu itu karna dia sahabat kita :)
    BISMILLAH semoga menang :) :)

    ReplyDelete
  9. Nama : M. A. Rizaldy
    Twitter : @hajimemimi

    Enak gak sih sahabat jadi cinta, alasannya?
    Nggak ada yg salah ketika kita mencintai sahabat sendiri ataupun sebaliknya. Kata org Jawa "Witing tresno jalaran saka kulino" (Cinta tumbuh karena terbiasa). Dan enak nggak enaknya suatu hubungan itu tergantung bagaimana orang-orang itu menjalaninya, bkn krn pasangan kita sahabat sendiri atau tidak.

    Jika kalian ditembak sama sahabat kalian yang udah dekeeeet banget kalian bakalan nerima dia ato nolak?
    Jika dia sudah memiliki pasangan, jelas aku bilang NO :D. Namun, jika kita memiliki perasaan yg sama dan tak ada penghalang di antara kita, mengapa tak kita coba untuk menjadi "lebih dr sekedar sahabat"? Simple, kan? Cinta itu sebenarnya sederhana, hanya saja terkadang kita sendiri yg membuatnya terlihat rumit.

    Ok, itu aja jawabanku. Semoga suka dan Wish me luck ('o')9

    ReplyDelete
  10. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  11. Terimakasih kak buat giveawaynya ^^ *hihi, detik-dretik terkahir :p*
    Kalo ditembak sama sahabat deket, gimana jawabanmu?
    For me, absolutely BIG NO!!
    Emang sih jaman sekarang, persahabatan cowok-cewek itu jarang yang nggak menghadirkan bumbu-bumbu cinta. Terus kalo sahabat cowok-cewek jadian, bisa jadi kalo dijalani sih nyenengin, secara dia udah kenal deket sama kita, tau luar-dalemnya kita itu gimana, tau kesukaan kita apa, tau apapun tentang kita.
    Tapi, lama-lama pasti ada deh sesuatu hal yang bikin hubungan jadi nggak nyaman dan hasilnya pasti bertengkar. Nah, kalo udah bertengkar lalu mungkin putus, setelah itu aku jamin 100%, enggak mungkin enggak hubungan kita jadi terasa aneh, kaku, nggak kayak dulu lagi. Mau dibilang pacaran, kan udah putus. Mau dibilang sahabatan, udah terlanjur jadi aneh sama kaku.
    Jadi, menurutku sih, tolak aja deh. Walaupun mungkin kalo kita nolak dia jadi ada rasa kaku di persahabatan, tapi aku jamin, lama-lama pasti hilang deh, soalnya kan belum pernah ada hubungan cinta :p

    Ila Aulia Rahmah
    @ilaciouss

    ReplyDelete
  12. @Vi_CrossRK
    Menurutku sih enak, karena sudah saling mengenal kekurangan dan kelebihan masing-masing, selain itu kalau misalnya sahabat nembak kita kan berarti dia siap untuk mengenal kita lebih dalam dan siap untuk menerima kelemahan dan kekurangan yang ada di dalam diri kita...

    Kalo udah jadi sahabat kan pasti udah tahu sidat-sifat asli yang ada di dalam diri kita , jadi kita nggak perlu bersopan-sopan atau memakai "topeng" seperti kebiasaan orang yang baru jadian jika kita sudah pacaran dengan si dia...

    Suatu persahabatan yang berubah menjadi cinta itu seperti ketika kita mau mencari barang untuk dibeli di toko trus ternyata kita sadar bahwa barang yang kita cari-cari itu selama ini berada di dekat kita dan kita sudah mengenal barang apa dan bagaimana kualitasnya secara luar dan dalam.

    Kalau sahabat nembak kita ya? Menurut gw sih tetep harus dipikirin dulu soalnya dengan menerima tembakannya berarti kita siap untuk ke tahap hubungan selanjutnya dan status pun berganti. Kita harus pikirin juga karena nggak semua hubungan itu berlanjut ke pernikahan. Gimana kalau kata "putus" terucap? Bagaimana hubungan kalian setelah itu? Kalau kalian udah siap, ya udah terimalah dia...

    Gitu aja sih pendapat gw... Semoga gw bisa dapet buku Camar Biru deh.. Amin :)

    ReplyDelete
  13. @gishravine
    Kalo dibilang dari teman jadi cinta, maybe you can say it's something beautiful and ideal.
    kita jelas udah kenal siapa dia luar dalem, tapi karena itu juga kita bakalan cepat bosan dan canggung kalau berusaha mengubah hubungan teman akrab jadi pacar.
    Tapi lain halnya kalau dia langsung ingin menjalin hubungan yang lebih serius lagi dibanding pacaran. Tujuan pacaran adalah untuk mengenal pasangan lebih lagi, tapi kalau kita sahabat dan udah kenal luar-dalem buat apa lagi pacaran?
    Kalau misalnya memang berkembang hubungan yang didasari ketertarikan dan memang sudah jelas saling mencintai, saya pribadi lebih suka kalau si sahabat langsung melamar :)

    ReplyDelete
  14. Thak you semuanya. Jawabannya keren-keren, sampai bingung milih pemenangnya. Akhirnya aku memilih jawaban yang paling oke menurutku. Ini memang bukan yes no question yang bisa di katakan benar atau salah, semua jawaban tentu saja benar. Tapi dalam konteks ini aku butuh jawaban yang simpel dan ngena. That's all. This is my blog, this is my rule. Sekali lagi thank you buat yang udah ikutan. Selamat buat yang menang, dan maaf banget buat yang belum beruntung. Next kalo aja give away lagi, join lagi ya... jangan nyerah, tetap semangat dan selalu baca buku dari Gagas Media.

    Give away resmi ditutup.

    ReplyDelete